Tampilkan postingan dengan label Berita Hangat. Tampilkan semua postingan

Agustus 01, 2016

Geram dengan Pemain Pokemon GO, Pemilik Rumah Pasang Plang Khusus

  Tidak ada komentar
Agustus 01, 2016

Nggak ada yang melarang seseorang untuk bermain game. Hanya saja jangan sampai gara-gara main game, kita jadi lupa waktu atau malah mengganggu orang lain.

Seorang pemilik rumah di Vancouver, Kanada membuat sebuah plang khusus untuk para pemain Pokemon GO. Dilansir dari dailymail.co.uk, pemilik rumah tersebut sudah sangat kesal dengan orang-orang yang memasuki halaman rumahnya untuk menangkap Pokemon. Sebuah plang pun dibuat olehnya.


Menurut sang pemilik rumah, game Pokemon GO ini merupakan game yang paling gila menurutnya. Dia pun membuat daftar tentang sejumlah hal gila yang pernah populer sebelum Pokemon. Di antaranya Hammer Pants, Crystal Pepsi, Trickle-Down Economics, dan tarian Macarena.
"Ini adalah halaman MILIK PRIBADI, hanya untuk penghuni rumah ini, BUKAN untuk tempat mencari Pokemon," begitu kalimat awal dari plang tersebut. "Kembalikan akal sehatmu dan menjauhlah dari halamanku," lanjut tulisan itu lagi.

Di akhir plang tersebut, sang pemilik rumah menyuruh para pemain Pokemon GO untuk pergi ke bar saja atau ke sudut jalan yang lain untuk mencari Pokemon. Setelah gambar plang itu diunggah di Imgur, berbagai komentar muncul. Salah satu komentarnya berisi tentang kritikan terhadap si pemilik rumah yang terlalu pemarah atau egois.

Tren Pokemon GO memang sedang booming, ya Ladies. Hanya saja yang perlu diingat adalah jangan sampai kita mengganggu orang lain atau kepentingan publik saat main game.


Read More

September 13, 2014

Meletusnya Gunung Slamet Dan Mitos Terbelahnya Pulau Jawa

  Tidak ada komentar
September 13, 2014

Belakangan ini, berita tentang aktivitas Gunung Slamet ramai memenuhi media massa dan media online. Memang, gunung yang berada di Jawa Tengah ini terus mengeluarkan lava pijar dan suara dentuman yang cukup keras.
Gunung ini sebenarnya termasuk gunung yang adem-ayem sesuai namanya. Meskipun merupakan gunung aktif, saat erupsi, Gunung Slamet tidak terlalu banyak memuntahkan lava bila dibandingkan Gunung Merapi.
Meskipun demikian, gunung setinggi 3.428 meter dan merupakan gunung tertinggi ke dua di Pulau Jawa ini menyimpan beberapa mitos yang cukup menyeramkan. Salah satu mitosnya yang paling terkenal adalah terbelahnya Pulau Jawa apabila gunung ini meletus.
Letaknya yang berada di tengah Pulau Jawa membuat masyarakat sekitarnya percaya bahwa jika Gunung Slamet meletus besar, maka akan terbentuk parit besar yang menyatukan laut utara dan laut selatan. Mitos ini sudah lama beredar di kalangan warga Banyumas dan sekitarnya.

Semburan magma di Gunung Slamet
"Jare wong tua, nek Slamet jeblug gede bisa mbelah pulau Jawa. Soale kan memang secara geografis pas di tengah-tengah laut pantai selatan dan utara (Kata orangtua, kalau Slamet meletus besar bisa membelah pulau Jawa)," ujar Marko, warga Bobosan, Banyumas, Jawa tengah dalam sebuah perbincangan dengan Merdeka.com.
Mitos tersebut lantas dihubungkan dengan ramalan Ki Jayabaya yang pernah menyebutkan Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua. Ramalan ini semakin memperkuat keyakinan warga akan mitos tersebut.
Wah, semoga mitos tersebut tidak benar adanya, dan Gunung Slamet tetap selamat seperti namanya.


Read More

Juni 18, 2014

Dicuekin Pacar Karena Piala Dunia 2014, Gadis-Gadis di China Demo Cantik Lempar Bra

  Tidak ada komentar
Juni 18, 2014


Ada yang sudah dicuekin pacar gara-gara Piala Dunia 2014? Jangan sedih, karena Anda bukan satu-satunya wanita yang dicuekin pacar gara-gara World Cup. Banyak sekali wanita yang mengeluh karena pacarnya jadi cuek, lebih memilih nonton pertandingan sepak bola dan tidur siang (akibat begadang) selama Piala Dunia berlangsung. 

Kami paham, Anda pasti bete saat pacar lebih memilih nonton pertandingan Piala Dunia 2014. Bagi sebagian besar wanita, pasti berpikir apa sih bagusnya sepak bola? Kecuali pemain-pemain tampan tentunya. Di China, sebagian perempuan muda dari Xiangyang menganggap cueknya pacar akibat Piala Dunia sudah melewati batas. Mereka akhirnya berkumpul dan melakukan demo cantik, dilansir oleh stomp.com.sg

Gadis-gadis ini memakai kaos warna orange dipadukan dengan hot pants putih. Mereka memakai baju yang mirip dengan cheerleader sambil membawa bola. Aksi protes ini dilakukan di The People’s Square Xiangyang. Aksi ini dilakukan secara damai dan tentunya mereka menarik perhatian orang-orang yang lewat. Gadis-gadis itu menyuarakan kekecewaan pada pacar mereka yang lebih tertarik dengan Piala Dunia 2014.

"Kami tidak ingin dunia menjadi sedih, lebih baik menghirup udara segar daripada marah-marah," teriak, sebagai tanda bahwa mereka kecewa dengan pacar-pacar mereka.

Aksi ini sendiri makin menarik ketika mereka membawa bra dengan motif bola. Entah apa maksudnya, mereka melempar bra-bra itu ke arah pria dan aksi ini mendapat sambutan dari pria untuk menangkap bra-bra tersebut. Semoga saja aksi demo ini tidak sia-sia dan pacar mereka jadi lebih perhatian.

Read More

Mei 03, 2014

Dirikan Hijab Project, Remaja Muslim Amerika Ini Ingin Ciptakan Dunia yang Lebih Baik

  Tidak ada komentar
Mei 03, 2014

Apa sih yang bisa dilakukan seorang gadis remaja muslim yang berusia 16 tahun? Jawaban atas pertanyaan ini mungkin beragam. Tapi apa yang dilakukan oleh Amara Majeed sungguh luar biasa. Di usia 16 tahun, ia sudah membuat The Hijab Project. Seperti yang dilansir oleh bustle.com, proyek ini dibuat untuk meningkatkan pemahaman dan rasa saling mengerti antara umat muslim dan non-muslim di Amerika.

Di dalam situs The Hijab Project, para wanita Muslim berjilbab membagikan cerita tentang pengalaman mereka berjilbab. Ada banyak sekali kisah suka dan duka yang dibagi oleh para wanita muslim berjilbab. Ada yang pernah dipanggil teroris, tetapi ada juga yang malah dilamar oleh seorang pria karena kekaguman pria tersebut melihat sang wanita terlihat anggun dengan memakai jilbab. Di dalam proyek ini, para wanita non-muslim juga bisa mencoba untuk membagikan cerita dan pengalamannya saat mencoba untuk berjilbab di tempat umum. Dengan cara ini, para wanita baik muslim dan non-muslim bisa semakin saling mengerti dan memahami satu sama lain.

Beberapa teman Amara Majeed telah mencoba memakai jilbab di publik. Dan dari teman-temannya itu mengaku bahwa pengalaman benar-benar bisa membuka mata dan membuat mereka lebih berpikiran terbuka. Majeed kini merasa bahwa hijab sesungguhnya membebaskan. "Orang-orang melihatku dari sisi siapa aku bukan dari bagaimana penampilanku," jelasnya.

Setiap kontributor yang menulis di website The Hijab Project memiliki cerita yang beragam. Salah satunya adalah masih ada yang mendapatkan diskriminasi dan penolakan saat ia memakai jilbab di depan publik. Beberapa wanita berjilbab juga masih ada yang merasa tertekan oleh teman sekelas mereka dan orang-orang yang mereka temui. Majeed memang adalah warga Amerika dan dia berjilbab, dia menyatakan bahwa masih ada anggapan bahwa wanita yang sudah menggunakan kerudung akan dianggap sebagai bukan orang Amerika atau sebagai orang asing. 

Perjuangan Majeed masih akan terus berlanjut. Semuanya adalah agar sudah tidak ada lagi salah pengertian atau perspektif yang salah tentang wanita berjilbab. Selain sibuk dengan The Hijab Project, Majeed juga mengajar bahasa Inggris di sekolah-sekolah. Semoga sukses selalu untuk proyeknya, Majeed.



Read More